Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Cara Ekstrak File tar.gz di Linux
Bahas yang sederhana tapi cukup sering dilakukan di Linux karena format arsip tar.gz merupakan yang umum dipakai untuk distribusi paket aplikasi dan installer CMS. Bukan tar dari rokok lho ya tapi kita akan ekstrak isi file yang dikompresi dengan Gunzip. 😀
Untuk mengekstrak isi file tar.gz bukan hal yang sulit dan tidak perlu aplikasi tambahan seperti jenis zip. Tinggal eksekusi ini saja:
tar -xzvf nama_file.tar.gz
Saya jelaskan fungsi parameternya yang berhubungan:-xmemberikan instruksi agar filenya diekstrak.-zalgoritma ekstraknya adalah Gzip/Gunzip.-vinformasi prosesnya akan dicetak lengkap. Jadi file – file apa saja yang sedang diekstrak akan muncul di layar.-fnanti akan disimpan sebagai file bukan ditampilkan isinya pada layar.
Sekian. 😀
Konfiguration DHCP Server On Debian 9
Assalamualaikum Wr. Wb.
A. Pendahuluan
=> Pengertian
DHCP adalah sebuah protokol yag berbasis arsitektur client/server yang memudahkan dalam proses pengalokasian alamat IP dalam sebuah jaringan. Server DHCP memungkinkan sebuah komputer untuk meminta alamat IP dan parameter jaringan secara otomatis dari penyedia layanan internet/ISP.
DHCP dapat diimpelementasikan pada jaringan mulai dari jaringan rumah hingga jaringan kampus besar.
Back-Up dan Restore Database Mysql
Hampir
setiap komputer server yang difungsikan sebagai web server saat ini
memerlukan basisdata. Karena pentingnya menjaga keutuhan data ini,
alangkah baiknya jika ada suatu kebijakan khusus yang diterapkan.
Salah satu kebijakan yang penting adalah mengenai backup data.
Merubah konfgurasi TCP/IP enp0s ke eth0 Debian 9 stretch
Konfigurasi ini berguna untuk mengaktifkan LAN CARD/Ethernet agar
dapat terkoneksi dengan jaringan baik local ataupun internet. Untuk
Debian 9 sendiri memiliki sedikit perbedaan karena harus merubah dari
yang sebelumnya enp0s menjadi eth0.
Mengatasi Packettracer 7.1 Tidak Dapat Berjalan di Ubuntu 16.04 LTS
Packet
Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering
digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam
bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh
Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni
yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy.
Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Make Bootable Flashdisk On Linux
Linux
- Install Sistem Operasi membutuhkan suatu media yang digunakan untuk
menginstall. Media yang diigunakan untuk installasi dinamakann Bootable
media. Jenis jenis media bootable yaitu : Flashdisk, Memory Card,
CD/DVD, dan atau yang lainnya.
Media
media bootable tesebut tentu kita sudah sering kita jumpai dalam
kegiatan kita sehari hari. Jadi kita dapat dengan mudah menemukan media
untuk kita jadikan bootable. Pada kesempatan ini saya membahas mengenai
membuat bootable menggunakan Flashdisk.
Sebelum kita menginstall kita pastikan beberapa hal dibawah ini sudah terpenuhi
- Pastikan kita punya Flashdisk, kalau tidak punya bisa pinjam temannya. Usahakan menggunakan flashdisk yang memiliki kecepatan baca yang cepat. Jangan menggunakan flashdisk yang sudah error.
- Back up dahulu data penting yang terdapat pada flashdisk. Mengapa harus di Back up? Karena proses bootable akan memformat flashdisk yang akan digunakan. Jadi data data yang ada pada flashdisk tersebut akan hilang.
- Siapkan sistem operasi yang akan diinstall. Extensi SO yang digunakan yaitu .iso. Pastikan juga file iso tersebut tidak corrupt.
Proses
pembuatan bootable di linux bisa menggunakan mode GUI atau bisa
menggunakan mode CLI. Mode GUI sangat mudah digunakan bagi kita yang
biasa dengan kemudahan dalam pemakaian. Meski mudah digunakan mode ini
hanya untuk beberapa Distro, ada distro linux yang tidak terinstall.
Alternatif jika ingin menggunakannya kita bisa menginstallnya terlebih
dahulu.
- Startup
Disk Creator (Ubuntu) - Aplikasi bawaan dari Ubuntu ini memudahkan kita
untuk membuat Bootable flashdisk. Kita tidak perlu download dan install
terlebih dahulu karena aplikasi ini sudah terpasang langsung pada
sistem ketika kita menginstall Ubuntu. Langkah membuat bootablenya juga
mudah. Pertama kita pilih file iso yang tersimpan pada perangkat kita.
Kemudian pilih flashdisk yang akan digunakan untuk bootable.

Startup Disk Creator - USB
Image Writer (Linux Mint) - Inilah mengapa saya menyukai Linux Mint
banyak aplikasi yang kita perlukan sudah terinstall. Aplikasi ini tidak
jauh berbeda dengan aplikasi sebelumnya. Langkah langkah pembuatannya
juga sama yang membedakan hanya tampilannya.

USB Image Writer
- Pertama, buka terminal. setelah itu unmount device yang akan dijadikan bootable.
- Kedua, Ketikkan perintah
$ dd bs=4M if=/locate_of_iso_file of=*note: /locate_of_iso_file diganti dengan file iso yang akan digunakan untuk install./output_bootable_media
Jangan lupa tekan enter dan tunggu beberapa saat hingga selesai pembuatan bootable medianya.
Berbagai cara digunakan untuk membuat bootable media. Kita bisa membuatanya sendiri dengan langkah langkah yang kita sukai. Langkah langkah yang saya berikan adalah yang sering saya gunakan.Conclusion
Semoga bermanfaat, terima kasih.





